Senin, 03 Agustus 2009

Ketika Orang Gila Beneran ketemu Orang Beneran Gila

Sehabis acara bertemunya komunitas TDA [tangan di atas] dengan komunitas EU [entrepreneur university], maka seorang kawan sambil tersenyum bergumam kecil, "hancur sudah planningku selama ini"

Kamipun tertawa berderai mendengar gumaman itu.

Acara kolaborasi dua kelompok penganut faham otak kanan di Islamic Centre Bekasi ini memang membuat audience jadi terhajar habis-habisan oleh semua pembicara yang tampil pada hari itu. Planning para peserta yang tadinya terlihat runtut menurut versi mereka ternyata salah besar di hadapan para pakar bisnis ini.




Dimulai dari pak Soni yang bercerita dengan cukup detil tentang perlunya mempunyai proposal hidup. Kapan kita sampai pada target tertentu, kemudian berlanjut pada target selanjutnya sampai akhirnya sampai pada target akhir yang kita tentukan, lengkap dengan tanggal dan harinya.

Banyak orang ingin menjadi seseorang tapi jarang yang bisa menuangkannya dalam suatu kalimat, "saya akan menjadi XXX pada hari YYY tanggal ZZZ!"

Kita harus yakin diri kita ini apa dan mau jadi apa !

Banyak contoh ditampilkan tentang mereka yang berhasil mewujudkan mimpinya karena semua mimpi itu disertai tekad yang benar, artinya tidak hanya tekad doank, tapi ditindak lanjuti dengan perbuatan yang sesuai dengan tekad dalam mimpi itu. Di dalam forum Mastermind TDA, mimpi-mimpi ini disampaikan ke anggota mastermind dan akan di"support" habis-habisan oleh anggota yang lain. Memang mastermind ini jadi terasa seperti pertemuan yang penuh aura MAGIC, karena yang tidak mungkin menjadi mungkin.



Pak Valentino, sebagai pembicata selanjutnya, lebih menekankan bahwa yang namanya "resign" adalah merupakan akibat yang natural dari suatu sebab yang diperjuangkan dengan benar. Bila sebab-sebab "resign" sudah terwujud, maka soal resign adalah sesuatu yang hal yang begitu saja terjadi, mengalir seperti air saja.

Bila pendapatan bisnis kita di luar pekerjaan resmi, ternyata melebihi atau bahkan berlipat kali dari pendapatan resmi kita, maka jadi tidak perlu lagi untuk bekerja sebagai TDB [tangan di bawah], tapi itu adalah saat kita menjadi TDA, saat kita mulai memperkerjakan orang lain secara full. Itulah saat tangan kita ada di atas. [I love You FULL, kata mbah Surip]

Jadi mulailah dengan membangun kinerja di kantor dengan baik, terus meningkatkan kinerjanya dari hari ke hari, sehingga bisa jadi manajer, bisa mengatur waktu kerja di kantor dengan waktu kerja untuk mendukung bisnis pribadi kita dan saat bisnis kita di luar kantor sudah melebihi gaji kita, tentu soal resign sudah bukan menjadi mimpi buruk lagi.



Pak Roni, sang pendiri TDA, di sesi selanjutnya, dengan kalem juga menyampaikan bahwa saat ini sudah saatnya para member TDA untuk tidak hanya sukses bagi dirinya sendiri, tapi juga sukses menebar rahmat bagi lingkungan masing-masing.

Semua member TDA harus selalu FUN dalam menjalankan bisnisnya dan soal resign bukan menjadi tujuan tetapi hanya suatu akibat saja.

Beberapa peserta diajak pak Roni untuk tampil ke panggung dan dialog yang detilpun dilakukan di depan audience. Tentu audience jadi mempunyai pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang disampaikan oleh pak Roni.



Acara puncak tentu saja penampilan kocak dan apa adanya dari pak Purdi. Audience yang tadinya jauh dari panggung, sekarang didekatkan dengan panggung. Tidak hanya orangnya yang didekatkan tapi termasuk kursinya diangkat dan dibawa mendekati panggung, bahkan menempel di panggung. Jadi mirip konser artis band, semua audience "nglumpuk" di depan bibir panggung.

 
audience masih duduk normal

 
ini  juga masih duduk normal


audience mulai nglumpuk di depan panggung


 
kursi sudah tak beraturan lagi

Panitia yang tadinya memprotesku karena menyuruh semua orang memenuhi kursi di depan, sekarang terpaksa tidak bisa berbuat apa-apa, karena yang menyuruh justru sang pembicara.

Ceramah pak Purdi ini akhirnya menjadi ajang komunikasi dua arah yang sangat cair dan penuh dengan gelak tawa. Tidak ada lagi penampilan jaim dari para peserta, semuanya larut dalam ceramah yang kadang susah dibedakan mana yang serius dan mana yang guyon.

Inilah ceramah yang berhasil memaksa audience untuk memakai otak kanannya.

Meski ceramah ini penuh guyon, sejatinya pak Purdi memasukkan unsur guyon itu agar audience lebih dalam lagi melihat apa yang ada di dalam guyonannya.

"Saya sedih ketika anak saya rankingnya mengecil, artinya dia menjadi tambah pintar dan akhirnya saya lega kembali ketika anak saya rankingnya membesar lagi"

[Mana ada orang tua yang senang melihat anaknya ada ranking terbawah, hampir semua orangtua biasanya suka melihat anaknya mempunyai ranking atas]

"Bodoh itu tidak apa-apa, artinya dia sudah berbakat menjadi pengusaha. Nanti tinggal cari kawan-kawan sekolahnya yang pandai-pandai untuk dijadikan karyawannya!"

Inti dari ceramah pak Purdi ini memang tidak lari dari EPOS [energi positip] . Hilangkan ENEG [energi negatip] dan selalu tebarkan energi positif ke lingkungan kita!:-)

Memang boleh dikatakan semua pembicara hari ini selalu menempatkan sisi spiritual dalam akhir ceramahnya. Semua tokoh terkenal di dunia yang sering dijadikan panutan, hampir semuanya akhirnya lari ke masalah spiritual, karena memang disinilah kunci kebahagiaan. Apa artinya materi yang berlimpah bila tak ada bahagia dalam hati.

Orang yang cerdas adalah mereka yang selalu mengingat mati dan selalu mempersiapkan bekal bila saat itu datang.

Adzan Asar akhirnya menyadarkan peserta kalau acara sudah harus berakhir. Kepuasan terlihat di wajah semua orang, apalagi di wajah-wajah panitia yang kujumpai.

Saling bersalaman, saling mempererat pertemanan saling berbagi kartu nama dan saling berbagi informasi mewarnai akhir acara ini.

Sampai ketemu dua bulan lagi di acara yang tidak kalah menariknya. Salam FUNtastic !


 
alhamdulillah, sudah bisa jadi panitia TDA Bekasi


 
nglesot di panggung [cape deh]


 
tak pernah lepas dari Tali Allah 
yang tak pernah muncul fotonya [motreeeet aja teruys kerjaannya]


 
terus menemani sampai akhir acara [pak Soni, Pak Erry dan pak Roni]


penulis : eshape
...
.

Sabtu, 11 Juli 2009

Demo Mie di MMC2

Luar biasa semangat pak Ipung pada pertemuan MMC2 hari ini. Datang paling duluan dan lengkap dengan pasukannya. Sudah begitu, ketika acara MMC2 telah usai, pak Ipung langsung mampir ke Cimart untuk melanggengkan budaya solusi belanja hemat.

Bintang hari ini jelas pak Iman yang biasanya menjadi tukang suruh-suruh, hari ini berubah menjadi tukang disuruh-suruh.



"Ditekan saja pak, jangan digerus. Biarkan pecah tapi tidak sampai hancur", begitu kata komandan Mie Perto, dan pak Iman tanpa reserve langsung mengerjakan semua perintah yang didengarnya.



Dimulai dari buat adonan berdasar rumus yang dissmpaikan, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan adonan dan pem,buatan adonan menjadi segi empat, maka dalam beberapa saat saja terciptalah mie yang dijamin enak dan tanpa bahan pengawet.


 buat selendang tepung dan masukkan ke mesin
jadilah mie yang segar dan berkualitas


Begitulah kelebihan dan kelemahan mie perto ini. Kelebihannya jelas pada mutu yang sangat tinggi dan rasa yang segar karena memang dibuat pada saat itu dan dimasak pada saat itu juga. Kelemahannya, kalau kita tidak siap, maka saat pelanggan datang berbondong-bondong, maka kita bisa kecapekan membuatnya.

 
pak Nas asyik mencatat petunjuk sang Kaisar

 
masukkan dalam air panas 12 detik saja

 
tambahkan sawi segar 

sawi nan segar [direndam dalam cairan cuka 10 menit dan pilih sawi yang daunnya berlubang]


"Kalau bapak-ibu nanti sudah mempunyai produksi lebih dari 3 kg, itu adalah saat untuk membeli mixer. Tangan kita sudah tidak sanggup lagi untuk membuat mie yang enak dan bermutu tinggi", begitu penjelasan sang kaisar Perto.

 
kecapnya harus kecap bango ya...
[kalau tidak rasanya akan rusak]


"1 kg tepung ini bisa untuk 18 mangkok dan cukup pakai bumbu satu plastik kecil ini. Harganya hanya 5 ribu saja per-bungkus", lanjut sang Kaisar,

"Pada umumnya seorang pedagang mie selalu khawatir kalau mienya tidak laku, maka apa yang terjadi?"

"Mienya bener gak laku pak"

"Nah .. begitulah. Kita ini punya pikiran dan yang terjadi akan sesuai dengan pikiran kita"

"Kalau kita punya niat begini pak, kalau gak laku makanan ini kan bis akita makan sendiri, gimana pak?

"Ya sama saja, tetep gak laku mienya, karena sudah yakin mau dimakan sendiri"

Kamipun tertawa mendengar tanya jawab yang dari awal memang selalu segar dan penuh canda tawa.

"Khawatir yang benar itu begini"

"...."

"Kita boleh khawatir kalau mie kita kelarisan dan labanya kebanyakan, sementara semua mesjid di sekitar kita sudah kita sumbang"

"Nah... itu baru kit aboleh kahwatir, kemana ya kita sedekahkan kekayaan kita ini"

Luar biasa memang cara sang kaisar Perto ini memberi semangat pada kita-kita. Rasanya perlu ada demo lagi di rumahku agar aku bisa ketularan jualan mie.

pilih tepung dengan kandungan protein tinggi


perlu cara khusus untuk mie keriting, tapi gampang kok mbuatnya
...
.

Jumat, 10 Juli 2009

Seputar Cikarang DoT CoM


Setelah sukses mengadakan pelatihan blogger di Resto Samikuring, maka hampir semua peserta termasuk panitia menjadi keranjingan ngeblog di kompasiana maupun di blog masing-masing.

Umpan dari sang Komisaris Cimart [kompor narsis cikarang mart], baik saat talkshow di radio maupun saat memandu acara di resto Samikuring, telah ditelan habis oleh sebagian peserta, sehingga blog para pengembira pelatihan menulis cepat di blog itupun pada "mbeledug".

Yang paling fenomenal tentu blogger Rawi, yang tadinya sudah istirahat ngeblog, sekarang menjadi kesetanan ngeblog. Tidak tanggung-tanggung, tulisannya di kompasiana langsung diserbu para pembaca setia kompasiana.

Kayaknya kalau ada kopdar kompasiana lagi, pak Rawi ini perlu diajak, biar ide-ide gilanya dapat menular di rumah sehat kompasiana.

Satu situs lagi yang tadinya adem ayem, sekarang sudah tampil cantik dengan polesan dari Joomla 1.5. adalah situs seputarcikarang.com

Ini adalah situs resmi dari kegiatan yang ada di cikarang [emang ada yang enggak resmi ya?], yang dikomandoi oleh NetCom [apa comnet ya, aku sering bingung membedakan dua nama ini]. Dibalik nama itu adalah sosok Wawan CoM, seorang pria subur dengan amal yang tak kunjung habis.

Setelah mas Wawan ini meracuni blogger cikarang dengan pelatihan Joomla [secara gratis], maka sekarang dia tunjukkan contoh Joomla kalau sudah online.

Para blogger Cikarang tentu sudah kenal dengan sosok subur ini. Dalam pelatihan blogger di Resto Samikuring, dialah yang memasang semua jaringan hot spot di situ, sehingga bisa dinikmati oleh para blogger dengan kualitas sangat memuaskan.

Tentu ada peran dari jaringan ComNet disini. Anakku yang biasa pakai sp**dy di rumah sampai gak sempat mendengarkan ceramah dari kang Pepih, maklum dia keasyikan dengan kecepatan dari jaringan internet yang ada di Samikuring ini.

Yuk kita ke seputarcikarang, siapa tahu ada bisnis teman-teman kita yang bisa kita dukung pemasaran atau produksinya.

Salam sinergi.

Minggu, 21 Juni 2009

MMC2 sudah menggeliat

Pertemuan kedua MMC2 sudah mulai menemukan bentuknya. Bahkan dipakai sebagai ajang promosi untuk MMC3 yang segera akan dibentuk lagi. Hal ini terlihat dari adanya beberapa personil baru yang muncul ikut mendengarkan para anggota MMC2 berdiskusi.



Masing-masing peserta diskusi, seperti biasa, saling menyampaikan mimpinya dan peserta lain saling menyampaikan masukan yang terkait dengan mimpi yang disampaikan. Laiknya seperti teori brainstorming, semuanya memberi masukan dan tidak ada satupun yang disanggah oleh peserta lainnya.

Semua masukan, jelek atau buruk, cocok atau tidak, diterima sebagai masukan dan dibahas satu demi satu yang sekiranya paling cocok dengan kondisi yang mempunyai mimpi itu.

Misalnya masukan untuk meningkatkan publikasi warnet, yaitu mencari sekolah terdekat dan suatu kali diadakan acara ngenet gratis untuk siswa yang berprestasi di sekolah tersebut.

Masukan ini bisa jadi cocok untuk pengusaha bengkel yang ingin menaikkan keramaian di bengkelnya, karena sepi dan rame tetap membayar yang sama, maka pemilik bengkel tentu lebih senang kalau bengkelnya menjadi rame, toh biaya yang dikeluarkan tetap sama

Acara MMC2 ini dimulai dengan makan bersama, sekalian test rasa mie PERTO [emper toko]. Ini sebuah penampilan mie yang hanya punya tiga jenis rasa, yaitu enak, enak sekali dan sangat enak !:-)

Sebuah brand image yang bagus dilihat dari segi pemasaran.

Ada juga peserta lainyang bercerita tentang bisnis pakaian, dan ternyata nyambung dengan peserta lain yang juga punya usaha sejenis. Disinilah muncul suatu sinergi yang saling menguntungkan. Jalan bisnis yang tadinya samar-samar menjadi jelas, yang tadinya sudah jelas menjadi semakin jelas.

Itulah memang salah satu guna dari kelompok Mastermind ini.

Bagaimana kita bisa saling memberi, saling menyukseskan bisnis anggota kelompoknya, merupakan ciri khas dari kelompok MM ini. Yang disebut SUKSES bukanlah sukses pribadi, tapi membawa kelompoknya ikut sukses, itulah baru yang disebut SUKSES !

Salam sukses buat kelompok Mastermind Cikarang 2. Kita tunggu kelompok mastermind 3, yang anggotanya sudah antri [tinggal nunggu kompornya].

 
berfoto dulu sebagai acara wajib [narsis]
didampingi kompor abadi
...
.

Senin, 15 Juni 2009

Mastermind Cikarang 2 Terbentuk [akhirnya]

Setelah lama hanya sampai di niat, akhirnya pada hari Jumat malem, 12 Juni 2009, di JB Plaza, terbentuklah kelompok mastermind Cikarang yang kedua. Seperti biasa, yang membidani terbentuknya kelompok ini adalah pak Annas My dan pak Ato.



Pak Ipung, sang kompor dari UB CImaRt nampak tersenyum-senyum terus sepanjang acara ini berlangsung. Kayaknya dia baru membayangkan betapa inahnya mempunyai keluarga baru, seperti yang pernah dia baca di MMC1 yang sudah mengadakan tiga kali pertemuan.

Semua anggota kelompok MMC2 ini memang terlihat senang dan surprise banget. Mungkin tadinya diperkirakan pertemuan akan alot dan menegangkan. Ternyata pertemuan berlangsung dalam suasana yang sangat cair, penuh canda dan seperti mendapat saudara baru yang sudah lama didambakan.



Terpilih sebagai koordinator adalah pak Iman Sumantri, yang meskipun masih TDB, tapi semangat berwirausahanya terlihat sudah menyala-nyala.



Sebentar hari lagi akan kita dengar kiprah dari MMC2 ini. Seperti biasa juga, awal pertemuan selalu diikuti dengan satu topik acara yang mudah dicerna dan menarik, yaitu pelatihan blogger.

Tidak pelak lagi, saat ini memang sedang pada demam ngeblog dan demam fisbuk, sehingga acara yang berbau blog, pasti akan diikuti dengan antusias.



Sebentar bulan lagi juga akan ada acara pesta blogger 2009, itulah saatnya para blogger bersilaturahmi, menambah kenalan baru, menambah saudara baru dan menambah wawasan baru. Selalu ada yang baru, jika kita memandang hidup ini dengan kacamata positif.

Selamat menyebarkan EPOS, selamat berbagi EPOS, dan jauhkan diri dari ENEG yang slalu bikin eneg hati.

Salam....


yeni eshape dan bu Iman


sampai lupa pesen minum, untung ada pak Iman yang ingat [makanya dipilih sebagai koordinator]



pakAnnas tangannya sampai kabur gara2 terlalu semangat memberi penjelasan mastermind

.....
...
.

Blogged with the Flock Browser

Selasa, 19 Mei 2009

Selamat Merenung Nak...

Turun dari mobil, anakku nomor dua, Litha, terus menguntitku. Pasti ada sesuatu yang akan diceritakannya padaku nih, begitu pikirku dalam hati.

Sampai di kamar aku melepas satu demi satu kaos kakiku, pulpen, ID Card, dll, sambil mendengarkan cerita Litha.

Rupanya yang diceritakannya adalah semua kejadian yang berhubungan dengan hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari ini. Dia senang sekali mendapat ucapan selamat ulang tahun dari kawan-kawannya.

"Belum lagi yang ada di Fisbuk pak, pokoknya banyak banget deh", katanya dengan mata yang berbinar-binar.

Duh senengnya melihat mata anakku yang berbinar-binar ini. Serasa ada cahaya bulan di mata itu. Jadi inget lagunya Art Garfunkel, "Bright Eyes" deh...

Mata yang sangat cerah inilah yang membuat orang tua manapun akan melakukan apa saja agar anak-anaknya mempunyai mata yang seindah bola ping pong [emang dimana indahnya mata yang bak bola pingpong ya?]

Tadi malem sebenarnya kita sudah merencanakan acara khusus buat Litha, tapi karena sikon acara dirubah menjadi dini hari.

Kami datangi kamar Litha dan kami sampaikan ucapan selamat ulang tahun, meskipun mata masih mengantuk. Kemarin mbak LuLuk beli kue ulang tahun yang kata penjualnya serasa es krim tapi bukan.

Ternyata rasanya memang seperti es krim tetapi sebenarnya adalah krim yang dicampur dengan cokelat.

Hmmm.... rasanya lembut dan nendang banget. Tahu-tahu aku sudah habis dua potong, sementara anak-anak masih kesulitan menghabiskan satu potong saja.

Beberapa hadiah dari temannya membuat Litha makin merasa bahagia. Yang membuatku ikut bahagia adalah perayaan ulang tahun yang mulai beberapa tahun ini sudah kita tiadakan dan hanya kita adakan secara terbatas untuk kita sekeluarga saja.

Saat ulang tahun adalah saat yang tepat untuk menilai diri kita. Inilah saat untuk merenung, apa yang telah kita perbuat dalam hidup ini dan bukan hanya merenung apa saja yang telah kita dapat dari hidup ini.

Apa yang kita perbuat untuk hidup ini?

Ibadah apa saja yang telah kita lakukan?

Semua perenungan itu, insya Allah, akan membuat kita makin dekat pada Tuhan, makin merasa betapa banyaknya nikmat Tuhan yang kadang kita lupakan.

"Dan nikmat mana lagi yang kamu dustakan?..."

Selamat merenungkan hidup dan kehidupanmu nak. Kami senang, kamu sudah tidak menuntut pesta ulang tahun seperti yang pernah kita adakan dulu-dulu.

Semoga Allah selalu membimbing jalan hidupmu.
Amin.

 
nampang bareng mbak AXIS dan mas Nu



Bright Eyes
oleh: Simon & Garfunkel



Is it a kind of dream,
Floating out on the tide,
Following the river of death downstream?
Oh, is it a dream?

There's a fog along the horizon,
A strange glow in the sky,
And nobody seems to know where you go,
And what does it mean?
Oh, is it a dream?

Bright eyes,
Burning like fire.
Bright eyes,
How can you close and fail?
How can the light that burned so brightly
Suddenly burn so pale?
Bright eyes.

Is it a kind of shadow,
Reaching into the night,
Wandering over the hills unseen,
Or is it a dream?

There's a high wind in the trees,
A cold sound in the air,
And nobody ever knows when you go,
And where do you start,
Oh, into the dark.

Bright eyes,
Burning like fire.
Bright eyes,
How can you close and fail?
How can the light that burned so brightly
Suddenly burn so pale?
Bright eyes.

Bright eyes,
burning like fire.
Bright eyes,
how can you close and fail?
How can the light that burned so brightly
Suddenly burn so pale?
Bright eyes.



source lirik :
versi parodinya ada disini

.....
...
.

Sabtu, 16 Mei 2009

KucinG..!!!

Huahuahua…!!!

  

Yeiiiiyy…!!!

  

YiiPpie….!!!!

 Sekarang ada 2 kucing luccuu di rumahku, kucingnya sih masih bebi..

Namanya yang satu Torako [warna oren], satunya lagi Momo [warna item]..

 Gini Ceritanya,,

 Aku abis mandi, Ibu langsung bilang..

             ”Nak, ada INSIDEN..!!!” kata ibu.

            ”.....??”

            ”Tuh, kamu liat aja didepan.. Lilo nemu kucing di tengah jalan, masih baru lahir..”kata ibu lagi.

            ”Hah..?! Mana bu..??”

 Ternyata pas aku liat kucingnya lucu banget..!! Matanya masih nutup, Kupingnya juga masih nutup.. hhe..

 Terus cepet-cepet aku kasih susu, tapi.. Mereka ga mau, susah gitu..

 Yaudah, aku panggil Ayuko. Mungkin aja dia masih bisa nyusuin anak kucing, setelah bbrapa bulan lalu melahirkan..

Ternyata Ayuko susunya emang keluar, yaudah Torako ama Momo ngenyot susunya Ayuko..


Lucu banget kan..??!!

 Semoga Torako ama Momo cepet gede deh, hhe..