Tampilkan postingan dengan label baik sangka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baik sangka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2009

Minggu kedua di Sami Kuring




Minggu kedua berbagi sehat di Resto Cikarang diwarnai dengan kehangatan keluarga. Apakah itu? Tentu karena anakku yang paling cantik, Haslita Nisa, mau menemani kami untuk memeriahkan acara berbagi sehat ini.



Kakak Lita, Lu2k, yang paling cerdas menemani adiknya yang paling kecil, LiLo, di rumah.

Bagi orang tua, maka salah satu kebahagiaannya adalah ikut menyaksikan anak-anakny atumbuh dengan baik dan selalu tampil penuh senyum.

Aku terharu melihat LitHa membantu ibunya merapikan barang-barang dan melayani apa saja yang diminta oleh ibunya. Sampai-sampai masih sempat jug ambuatin teh hangat manis, yang merupakan salah satu keistimewaan dari Litha.

Gak tahu ya, asal teh itu dibuat oleh Litha, maka apapun bahannya dan seberapapun gula ditaruh, rasanya selalu saja manis dan menyegarkan jasmani serta rohani.

Mungkin begitulah Tuhan memberikan kebahagiaan pada keluargaku.

Seperti biasa, acara berbagi sehat selalu diisi dengan bagaimana sebaiknya hidup yang sehat tanpa mengeluarkan biaya.

Kemudian dilanjutkan dengan forum bisnis, yaitu bagaimana mendapat income tambahan tanpa harus kehilangan banyak waktu.

Dengan sistem franchise, maka roda bisnispun bisa diputar dengan baik, asal mau berusaha keras untuk selalu menambah networkingnya.

Bisnis kalung biofir ini memang kental dengan suasana kekerabatan, mirip dengan kegiatan TDA yang juga selalu bernafaskan udara saling tolong menolong tanpa pernah berharap kembali.




Keikhlasan sangat mewarnai kegiatan TDA, dan begitu juga dengan bisnis biofir. Tugas kita adalah mengajak orang lain untuk hidup sehat dan harus selalu ikhlas bila yang kita ajak punya pendapat lain.

Manusia merencanakan dan Tuhan yang akan menentukan rencana mana yang akan dijalankanNya. Doa kita, semoga rencana kita sesuai dengan rencana Tuhan.

Insya Allah
AMin.







Sabtu, 14 Februari 2009

Biaya transport 4 juta/bulan? Enjoy aja ah...!:-)

Sepulang kantor, aku nongkrong dulu di pinggir jalan, di depan gerbang Waskita. Kulihat ramainya suasana lalu lintas di jalan DI Panjaitan pada hari Jumat tanggal 13 ini [friday 13th].


Satu demi satu kulihat kawan kantorku pada pulang kerja menuju rumah masing-masing. Ada yang naik bis.


Ada yang bawaannya banyak, sehingga diapun memilih naik taxi.

 
 

Ada juga yang ragu-ragu, mau nak bis atau naik taxi.



Aku akhirnya memilih naik taxi, barengan ama istri dan kawannya yang sudah duduk manis di dalam mobil taxi.


Seperti biasa, pilih yang tarif bawah.


Akhirnya sampai juga di rumah, pas kumandang adzan maghrib selesai dilantunkan.


Kulihat waktu menunjukkan pukul 18.20 dan argo menunjukkan angka 104 ribu rupiah.


Kalau tiap hari naik taxi, maka pengeluaran untuk transport ke kantor bisa > 4 juta/bulan. Bisa kaco balau anggaran rumah dan tanggaku kalau tiap hari naik taxi.

He...he...he... mending sewa mobil aja ya [atau naik angkot 59, mantap-murah-meriah]. Di angkot Flight "A59"pun, kalau mau malah bisa sambil main komputer.


Enjoy aja ah, rejeki sudah ada yang ngatur. Kita tinggal berusaha semampu kita dan hasilnya kita serahkan pada yang Di Atas. Dijamin keadilanNya. Kalau harus naik taxi, kenapa tidak?


Rumusnya selalu tersenyum [sambil bilang enjoy aja]

Salam

ditulis oleh eko.eshape@gmail.com